PENGERTIAN HUBUNGAN ANTAR BUDAYA


  • HUBUNGAN ANTAR BUDAYA
Hubungan antarbudaya hanya dapat terjadi jika budaya – budaya tersebut saling berinteraksi satu sama lain mulai kontak dan komunikasi. Proses inilah yang menyebab buday berkembang. Ada 3 proses perkembangan suatu kebudayaan, yaitu:
  1. Difusi
Difusi adalah proses penyeberan unsur – unsur dari satu tempat ke tempat lain, Contohnya: adanya migrasi penduduk dan makanan gudeg di kenal di mana saja.
  1. Akulturasi
Adalah pencampuran kebudayaan dari luar tanpamempengaruhi kebudayaan asli setempat.
  1. Asimilasi
Adalah proses perubahan kebudayaan secara menyeluruh akibat membaurnya dua kebudayaan atau lebih yang menyebabkan ciri kebudayaan asli tidak tampak lagi.
  • Adapun komponen – komponen yang berpengaruh dalam hubungan antar budaya adalah sebagai berikut.
  1. Budaya dan komunikasi
Hubungan antarbudaya dengan komunikasi penting di pahami untuk memahami komunikasi antar budaya, oleh karena itu melalui pengaruh budayalah orang – orang belajar berkomunikasi contoh: orang jawa, orang betawi, atau orang amerika yang belajar berkomunikasi seperti orang – orang jawa, orang – orang betawi, atau orang – orang amerika lainnya perilaku tersebut dipelajari dan diketahui serta terikan oleh budaya.

  1. Persepsi
Persepsi adalah proses internal yang kita lakukan untuk memilih, mengefaluasi, dan mengorganisasikan rangsangan dari lingkungan eksternal. Orang – orang berperilaku sedemikian rupa sebagai hasil dari cara mereka mengpersepsi dunia yang sedemikian pula. Perilaku – perilaku ini dipelajari sebagai bagian dari pengalaman budaya mereka. Sebab setiap budaya memiliki persepsi – persepsi yang berbeda – beda atas dunia eksternal.
  1. Sistem – sistem kepercayaan, nilai, sikap
Kepercayaan melibatkan hubungan antara objek yang dipercayai karateristik-karateristik yang membedakannya. Derajat kepercayaannya kita mengenai suatu peristiwa atau suatu subjek yang memiliki kateristik-karateristik tertentu menunjukkan tingkat kemungkinan subjektif kita dan konsekuensinya, juga menunjukkan kedalaman atau intensitas kepercayaan kita. Budaya memainkan peranan penting dalam pembentukan kepercayaan. Contohnya apakah kita menerima dan percaya manfaat dari kopi, makanan dan minuman suplemen, daun the, bergantung paada latar belakang budaya dan pengalaman-pengalaman kita .
  1. Pandangan Dunia (world view)
Pandangan dunia membantu kita untuk mengetahui posisi dan tingkatan kita dalam alam semesta. Oleh karena pandangan dunia begitu kompleks, kita sulit melihatnya dalam suatu interaksi antarbudaya. Isu-isu pandangan dunia bersifat abadi dan merupakan landasan paling mendasar dalam suatu budaya. Pandangan dunia mempengaruhi kepercayaan, nilai, sikap, penggunaan waktu, dan banyak aspek budaya lainnya.
  1. Organisasi Sosial
Cara bagaimana suatu budaya mengorganisasikan dirinya dan lembaga-lembaganya juga memengaruhi bagaimana anggota-anggota budaya mempersepsi dunia dan bagaimana mereka berkomunikasi. Keluarga, meskipun merupakan organisai sosial terkecil dalam suatu budaya, mempunyai pengaruh penting dalam pengembangan nilai budaya dalam masyarakat. Begitu juga dengan sekolah dan sekolah memiliki tanggung jawab untuk mewariskan dan memelihara suatu nilai budaya.
  1. Proses-proses verbal
Proses-proses ini (bahasa verbal dan pola berpikir) secara verbal berhubungan dengan persepsi dan penberian serta pernyataan makna.
  1. Bahasa Verbal
Bahasa verbal digunakan untuk menyajikan pengalaman-pengalaman dalam suatu komunitas geografis atau budaya. Bahasa merupakan alat untuk menyampaikan /menyalurkan kepercayaan dan nilai norma, bahasa juga merupakan alat untuk berinteraksi dengan orang lain dan alat untuk berfikir.
  1. Pola-pola berpikir
Terdapat perbedaan perbedaan budaya dalam aspek berpikir. Perbedaan ini dapat dijelaskan dengan membandingkan pola berpikir barat dan pola berpikir timur. Dari perbedaan pola pikir tersebut memudahkan komunikasi antar budaya kita. 

Komentar

Postingan Populer