CONTOH SKRIPSI
- Latar Belakang
Untuk memasuki lingkungan bisnis yang kompetitif, manajemen perusahaan yang baik merupakan faktor penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Oleh karena itu perusahaan memerlukan sistem manajemen yang didesain sesuai dengan tuntutan lingkungan usahanya, karena dengan menggunakan sistem manajemen yang sesuai dengan tuntutan lingkungan usaha maka perusahaan akan mampu bersaing dan berkembang dengan baik.
Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang amat penting bagi sebuah perusahaan. Pengukuran tersebut, dapat digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan serta sebagai dasar penyusunan imbalan dalam perusahaan. Selama ini pengukuran kinerja secara tradisional hanya menitikberatkan pada sisi keuangan. Manajer yang berhasil mencapai tingkat keuntungan yang tinggi akan dinilai berhasil dan memperoleh imbalan yang baik dari perusahaan.
Akan tetapi, menilai kinerja perusahaan semata-mata dari sisi keuangan akan dapat menyesatkan, karena kinerja keuangan yang baik saat ini dapat dicapai dengan mengorbankan kepentingan-kepentingan jangka panjang perusahaan. Dan sebaliknya, kinerja keuangan yang kurang baik dalam jangka pendek dapat terjadi karena perusahaan melakukan investasi-investasi demi
kekepentingan jangka panjang. Untuk mengatasi kekurangan ini, maka diciptakan suatu metode pendekatan yang mengukur kinerja perusahaan dengan mempertimbangkan 4 aspek yaitu aspek keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta proses belajar dan berkembang (Ali Mutasowifin, 2002 :245)
Metode ini berusaha untuk menyeimbangkan pengukuran aspek keuangan dengan aspek non keuangan yang secara umum dinamakan Balanced Scorecard. Dengan menerapkan metode Balanced Scorecard para manajer perusahaan akan mampu mengukur bagaimana unit bisnis mereka melakukan penciptaan nilai saat ini dengan tetap mempertimbangkan kepentingankepentingan masa yang akan datang.
Rumah Sakit adalah bentuk organisasi pengelola jasa pelayanan kesehatan individual secara menyeluruh. Di dalam organisasinya terdapat banyak aktivitas, yang diselenggarakan oleh petugas berbagai jenis profesi, baik profesi medik, paramedik maupun non-medik. Untuk dapat menjalankan fungsinya, diperlukan suatu sistem manajemen menyeluruh yang dimulai dari proses perencanaan strategik (renstra), baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Suatu renstra dapat disebut baik apabila perencanaan tersebut dapat ditindaklanjuti secara praktis ke dalam program-program operasional yang berorientasi kepada economic - equity - quality. Artinya rumah sakit dikelola secara efektif dan efisien, melayani segala lapisan masyarakat dan
berkualitas.
Memasuki era globalisasi perdagangan antarnegara sejak 2003 ini, pimpinan rumah sakit di Indonesia perlu memfokuskan strategi perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian, dan pengendalian sehingga betul-betul siap dengan daya saing di tingkat global. Di dalam era tersebut, para konsumen bebas memilih rumah sakit mana yang mampu memberikan pelayanan memuaskan, profesional dengan harga bersaing, sehingga strategi dan kinerja rumah sakit pun harus berorientasi pada keinginan pelanggan tersebut. Untuk itu diterapkan balanced scorecard (BSC) yang diharapkan menjawab tuntutan dan tantangan zaman.
1.2. Rumusan
Masalah Contoh
Skripsi Teknik Industri
Berdasarkan
pemaparan latar belakang diatas, maka dapat dibuat rumusan masalah
sebagai berikut :
a. Bagaimana
menentukan jumlah kebutuhan kalori bagi karyawan buruh angkut ?
b. Bagaimana
mengatur asupan gizi buruh angkut agar dapat memenuhi kebutuhan akan
kalori? Contoh Skripsi Teknik Industri
Berdasarkan
dengan rumusan masalah tersebut diatas, maka saya mengambil judul :
“Penentuan
kebutuhan kalori buruh angkut dengan analisa denyut jantung pada PR.
Gedung Biru, Malang” Contoh Skripsi Teknik Industri
1.3. Tujuan Penelitian Contoh
Skripsi Teknik Industri
Berdasarkan
rumusan masalah yang ada, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah
:
a.
Menentukan jumlah kalori (energi kerja) yang dibutuhkan oleh seorang
karyawan buruh angkut dalam melakukan pekerjaannya. Contoh
Skripsi Teknik Industri
b.
Menentukan apakah kandungan kalori pada makanan karyawan sudah
mencukupi kebutuhan kalori yang mereka butuhkan. Contoh
Skripsi Teknik Industri
c.
Menentukan penambahan asupan kalori yang dibutuhkan.
d.
Menganalisis perbaikan kalori untuk peningkatan produktivitas.
1.4. Manfaat
Penelitian Contoh
Skripsi Teknik Industri
Adapun
manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai
berikut :
a.
Bagi Peneliti (Mahasiswa) Contoh
Skripsi Teknik Industri
- Dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah (teori) dengan hasil riset dilapangan.
- Menambah wawasan dan pengalaman di dalam dunia industri terutama dalam bidang ergonomi.
b.
Bagi Perusahaan Contoh
Skripsi Teknik Industri
- Sebagai bahan pertimbangan dalam menganalisa penggunaan “energi kerja” yang dibutuhkan untuk suatu pekerjan.
- Sebagai bahan acuan untuk peningkatan kesehatan kerja, untuk pengaturan jadwal periode istirahat, dan spesifikasi pekerjaan.
c.
Bagi Pembaca Contoh
Skripsi Teknik Industri
- Dapat dijadikan sebagai bahan kajian dan bahan perbandingan dalam permasalahan yang serupa.
- Menambah wawasan pembaca mengenai kebutuhan kalori bagi tubuh.
1.5.
Lingkup Pembahasan Contoh
Skripsi Teknik Industri
Untuk
membuat penelitian ini lebih terarah dan tidak melebar, maka
ditentukan batasan masalah sebagai berikut :
1.
Penelitian hanya dilakukan pada buruh angkut bagian gudang.
2.
Pengamatan dilaksanakan hanya pada jam kerja.
3.
Pengamatan dilakukan pada hari-hari tertentu saja, yaitu pada hari
kedatangan truk saja (2 hari sekali). Contoh
Skripsi Teknik Industri
4.
Analisa dan penelitian berdasarkan prinsip ergonomi dan ilmu gizi
(kalori).
5.
Metode penentuan kebutuhan kalori ini menggunakan analisa denyut
jantung, sebagai penentu berat/ringannya faal kerja. Contoh
Skripsi Teknik Industri
1.6. Asumsi Contoh
Skripsi Teknik Industri
Asumsi
yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
1.
Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda, sehingga kebutuhan
akan kalori juga bisa berfariasi.
2.
Buruh angkut dalam keadaan normal, tidak sakit dan tidak dalam
keadaan tertekan. Contoh
Skripsi Teknik Industri
Rumah Sakit Kristen Tayu Pati sebagai rumah sakit rujukan pelayanan kesehatan di daerah sekitar murya dalam era kesejagatan (globalisasi), disatu pihak diperhadapkan pada kekuatan-kekuatan dan masalah-masalah interen yang ada, sedangkan di lain pihak secara, bersamaan juga diperhadapkan pada kondisi lingkungan dengan berbagai faktor peluang dan tantangan yang
senantiasa berkembang dinamis. Oleh karena itu untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat perlu disusun Visi Misi,Tujuan, Sasaran serta Indikator keberhasilan yang dirampungkan dalam bentuk Rencana Stratejik (RENSTRA). Indikator keberhasilan merupakan alat ukur yang harus dievaluasi secara periodik berkesinambungan. Indikator bukan saja
dalam bentuk finansial tapi juga dengan indikatoryang lain seperti pelangan, bisnis inernal juga pembelanjaran dan pertumbuhan yang selanjutnya dijadikan bahan untuk mengendalikan arah dan mutu pelayanan kesehatan agar visi yang telah ditetapkan benar-benar dapat diwujudkan.
Rumah Sakit Kristen Tayu Pati merupakan salah satu Rumah Sakit Umum di Tayu yang berusaha memberikan pelayanan kesehatan secara propesonalisme dan meningkatkan mutu terus-menerus. Memaksa pihak Rumah Sakit Kristen Tayu Pati untuk selalu memperbaiki kinerjanya, agar dapat menambah kepercayaan masyarakat atas Rumah Sakit Kristen Tayu Pati. Kepercayaan ini sangatlah penting, mengingat masyarakat merupakan pengguna jasanya. Diharapkan dengan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Rumah Sakit menpunyai dampak pada pendapatan Rumah Sakit.
Melihat fenomena tersebut di atas, maka perlu digunakan alternatif penilaian kinerja Rumah Sakit Kristen Tayu dengan menggunakan Balanced Scorecard yang lebih komprehensif, akurat, terukur karena dalam menilai kinerja suatu organisasi tidak hanya dinilai dari aspek keuangan saja, tetapi juga dinilai dari aspek nonkeuangan. Dari latar belakang dan uraian di atas, maka dalam penelitian ini mengambil judul “PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI TOLOK UKUR PENILAIAN KINERJA PADA BADAN USAHA
BERBENTUK RUMAH SAKIT (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Kristen Tayu Pati)”

Komentar
Posting Komentar